loader

Please Wait ...

Elva Nurrul Prastiwi
| Selasa, 24 Mei 2022

Putra Nababan Ungkap Proses Naturalisasi Marques Bolden Cs

Putra Nababan mengenang proses naturalisasi Marques Bolden dan kawan-kawan ke Tim Nasional (timnas) Basket Indonesia yang akhirnya meraih medali emas SEA Games 2021 di Vietnam.
Putra Nababan Ungkap Proses Naturalisasi Marques Bolden Cs Timnas Basket Indonesia.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi X DPR Putra Nababan mengenang proses naturalisasi Marques Bolden dan kawan-kawan ke Tim Nasional (timnas) Basket Indonesia yang akhirnya meraih medali emas SEA Games 2021 di Vietnam. Proses naturalisasi yang melibatkan pemerintah dan DPR telah membuahkan hasil.

“Naturalisasi memang menguatkan timnas kita. Dan kami di DPR juga ikut mendukung. Saya ingat sekali di awal masa sidang tahun lalu, bahkan saat reses, kita diminta untuk rapat persiapan proses naturalisasi ini,” ujar Putra Nababan kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Ada tiga pemain naturalisasi dalam Timnas Basket Indonesia, yaitu Marques Bolden, Dame Diagne, dan Brandon Jawato. Marques Bolden dan Dame Diagne dinaturalisasi pada 2021, sedangkan Brandon Jawato setahun sebelumnya.

Putra pun mengingat ketika ikut menguji Marques Bolden dan Dame Diagne pada Juli 2021 bersama anggota Komisi X lainnya. Saat itu Bolden dan Dame Diagne menjalani proses naturalisasi bersama satu pemain basket lainnya, Serigne Modou Kane.

“Saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PP Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) memperkenalkan mereka kepada kami,” ucap Putra.

“Mereka lalu kami berikan kuis, tentang wawasan kebangsaan, sampai makanan khas Indonesia. Mereka bisa menjawab dengan baik, termasuk menyebut nasi goreng dan sate sebagai makanan Indonesia kegemaran mereka,” imbuhnya.

Menurut Putra, Komisi X bersama Komisi III DPR banyak memberi masukan selama proses pengujian naturalisasi yang berlangsung dengan hangat itu. Ditambah lagi pengajuan naturalisasi ditargetkan agar Timnas Basket Indonesia bisa menorehkan prestasi, serta dalam rangka memperkuat Timnas Basket Indonesia menghadapi FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023.

“Itu suatu proses yang membuat kami cukup semangat ya, karena itu bagian dari kerja kami yang ikut mendukung Timnas Indonesia untuk mempersiapkan diri di ajang SEA Games ini,” kata Putra.

Menjadi Contoh

Legislator dari Dapil DKI Jakarta I itu menilai naturalisasi kepada pemain Timnas Basket Indonesia harus dijadikan contoh cabang olahraga lain. Dia berharap naturalisasi dilakukan sejak usia pemain masih muda sebagaimana yang telah disampaikan dalam RDP. Dengan begitu, atlet naturalisasi dapat membela Indonesia untuk waktu yang akan lama.

“Jangan ketika mereka sudah masuk di usia senja. Jadi dia punya harapan main juga dalam waktu yang tidak cuma sebentar saja. Naturalisasi jangan hanya dijadikan ajang mencari medali, tetapi juga untuk menjadi mitra dan tim dengan pemain Indonesia,” ujarnya.

Komisi X mendorong supaya program naturalisasi dilakukan secara lebih cermat lagi. Putra berharap pemerintah mengajukan atlet naturalisasi dengan perhitungan untuk waktu jangka panjang.

“Jadi, ketika kita memberikan naturalisasi kepada pemain, kita betul-betul sudah melakukan suatu pertimbangan dan proyeksi ke depan. Tidak hanya untuk satu ajang saja kemudian dia tidak bisa menjadi pemain tim lagi, sayang sekali kan,” imbuhnya.

Tim Merah Putih berhasil memperoleh emas di ajang olahraga Asia Tenggara itu setelah mengalahkan tim Filipina yang merupakan juara bertahan sejak tahun 1999. Keberhasilan Timnas Basket Indonesia pun menjadi sejarah, karena sejak mengikuti SEA Games pada 1977, baru kali ini berhasil membawa pulang medali emas untuk cabang olahraga basket.

“Kita sudah terlalu lama absen medali emas terutama untuk cabang olahraga yang didominasi oleh timnas Filipina selama bertahun-tahun. Ini suatu hal yang membanggakan dan membuat optimis komunitas dan masyarakat pebasket dan juga masyarakat pecinta olahraga,” tutur Putra.

Anggota DPR yang pernah menjadi pebasket itu pun mengatakan kemenangan Indonesia atas Filipina merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Putra memberikan apresiasi untuk Timnas Basket dan seluruh stakeholder yang terlibat hingga Indonesia saat ini berhasil mengukuhkan posisi sebagai yang terbaik di Asia Tenggara.

“Saya mengucapkan selamat untuk Timnas Bakset Indonesia dan juga semua ofisial yang ikut membantu menyukseskan timnas kita untuk bisa meraih emas. Ini suatu prestasi yang membanggakan sekali. Karena selama ini Filipina menjadi momok ya. Jadi, ini suatu mimpi buat kita-kita yang pernah main basket ya, bahwa akhirnya terjadi juga, kita menjadi jawara di Asia Tenggara,” puji Putra.

Keberhasilan Timnas Basket Indonesia di perhelatan SEA Games disebutnya bukan hanya berkat pemain naturalisasi. Putra menyebut, pemain-pemain asli Indonesia juga punya banyak peranan, seperti salah satunya adalah debutan Derrick Xzavierro.

Menurut Putra, Indonesia perlu belajar dari pembinaan atlet di luar negeri, yakni dengan melakukan pembinaan sejak para calon atlet bertalenta berada di tingkat sekolah paling dasar.

“Kita bisa men-scouting pemain-pemain Indonesia yang datang dari berbagai daerah. Karena itu impian dari banyak anak Indonesia untuk bisa mengharumkan nama bangsa di ajang internasional,” kata Putra.

Sementara itu untuk Timnas Basket Indonesia, Putra mengingatkan bahwa SEA Games bukanlah tujuan utama. Dia mendorong agar tim Merah Putih dapat menggapai tujuan yang jauh lebih besar.

“Termasuk Piala Asia 2022 di mana kita, Indonesia, akan menjadi tuan rumah. Mari jadikan keberhasilan di SEA Games sebagai momentum penyemangat untuk mendapatkan kemenangan di ajang-ajang olahraga internasional berikutnya,” pungkas Putra Nababan.

Sumber: Beritasatu

QUOTE
quote
quote
quote
quote
quote