loader

Please Wait ...

Ali Imron Hamid
| Selasa, 06 Okt 2020

Era Digitalisasi Tumbuhkan Budaya Literasi Digital Berkualitas

Putra Nababan mengatakan di era digitalisasi saat ini menumbuhkan budaya literasi digital yang berkualitas adalah sebuah keniscayaan, khususnya di kalangan anak-anak dan para generasi muda.
Era Digitalisasi Tumbuhkan Budaya Literasi Digital Berkualitas Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Putra Nababan bersama Duta Baca 2018 dari berbagai daerah.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Putra Nababan mengatakan di era digitalisasi saat ini menumbuhkan budaya literasi digital yang berkualitas adalah sebuah keniscayaan, khususnya di kalangan anak-anak dan para generasi muda.

Hal tersebut, lanjutnya, karena literasi digital dibutuhkan agar kaum milenial tersebut menggunakan fasilitas internet secara berkualitas dan untuk sesuatu yang bersifat positif.

"Anak-anak zaman sekarang memang tak bisa dihalangi untuk menggunakan ponsel dan gawai, dan mendapatkan informasi darinya, tepatnya media sosial," ujar Anggota DPR RI dari daerah pemilihian DKI Jakarta Timur itu dalam Webinar yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI bertajuk Membangun Budaya Literasi Untuk Kesejahteraan, Selasa (6/10).

Untuk itu, Politisi Muda PDI Perjuangan itu menganjurkan agar para orang tua juga mengajak anak-anaknya untuk berdialog guna menyaring informasi yang semakin banyak beredar bebas di media sosial. 

Putra juga mengingatkan para orang tua bahwa informasi di media sosial memang harus diverifikasi, sehingga anak-anak tidak mudah termakan berita bohong atau hoax. 

Dengan demikian, lanjut Putra, para orang tua harus memikirkan strategi yang dapat membantu anak-anak agar bisa menyaring isu yang didapat dari media sosial. 

Namun, Putra mengatakan para orang tua tidak perlu melarang anak-anaknya untuk menggunakan ponsel atau gawai.

"Ajak saja anak-anak berdiskusi tentang berbagai informasi yang dia dapat dari internet atau media sosial. Anak-anak zama sekarang hampir pasti tahu isu-isu terkini, seperti demonstrasi. Nah, coba ajak mereka berdialog soal apapun informasi yang mereka dapat. Hal itu membantu anak-anak menyaring informasi," ujar Putra. 

Pada kesempatan yang sama, Putra juga mengapresiasi kehadiran iPusnas atau Perpustakaan Digital milik Perpustakaan Nasional RI. 

Putra menambahkan iPusnas dapat membantu tumbuhnya budaya literasi digital yang sehat dan bermutu. 

"Ipusnas merupakan pencapaian yang sangat baik dari Perpustakaan Nasional, dalam menumbuhkembangkan literasi digital," ungkap Putra menjelaskan.

Untuk diketahui, iPusnas adalah aplikasi perpustakaan digital persembahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. 

Sebagai perpustakaan digital iPusnas dilengkapi fitur-fitur media sosial, sehingga dapat menggunakan iPusnas untuk terhubung dan berinteraksi dengan sesama pengguna maupun komunitas lainnya.

Aplikasi iPusnas dapat diunduh di AppStore atau PlayStore, dan mendaftarkan diri dengan menggunakan alamat email yang valid lengkap dengan passwordnya yang nantinya berfungsi sebagai username untuk login. Selain itu juga bisa mendaftar dengan menggunakan akun Facebook.

QUOTE
quote
quote
quote
quote
quote