loader

Please Wait ...

Ali Imron Hamid
| Senin, 09 Agst 2021

Putra Latih Ratusan Mahasiswa UBK Mulai Wirausaha

"Sebelum memulai wisausaha temukan dulu minat bakatnya. Kalau belum jangan coba-coba bikin usaha sebab nanti usahanya tidak akan sustain."
Putra Latih Ratusan Mahasiswa UBK Mulai Wirausaha Anggota DPR RI Komisi X Putra Nababan di Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga-Universitas Bung Karno dengan tema Unyielding And Tenacious Attitude of Young Entrepreneur during the Covid-19 Pandemic, Senin (9/2) di Jakarta.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR Komisi X Putra Nababan melatih ratusan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) untuk memulai wirausaha sejak masih kuliah sehingga nanti akan menjadi modal utama setelah lulus dari kampus. Jadi mahasiswa tidak sekedar mencari pekerjaan tapi menciptakan pekerjaan.

"Namun sebelum memulai wisausaha temukan dulu minat bakatmu. Kalau belum ketemu jangan coba-coba bikin usaha sebab nanti usahanya tidak akan sustain atau cenderung gonta-ganti usaha," kata Putra Nababan di Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga-Universitas Bung Karno dengan tema, "Unyielding And Tenacious Attitude of Young Entrepreneur during the Covid-19 Pandemic" Senin (9/8) di Jakarta.

Menurut Putra, menemukan passion menjadi hal dasar yang harus ditemukan mahasiswa sebelum memulai kegiatan wirausaha. "Sejak SD sudah memimpikan untuk menjadi wartawan. Itu adalah passion saya. Kalau tidak dapat nawaitunya, tidak dapat spiritnya akan terus gonta ganti usaha. Baru 6 bulan udah ganti lagi jenis usahanya," tandasnya. 

Putra lantas mengajak para mahasiswa sebelum memulai usaha, sebaiknya menemukan dulu minat bakat dengan cara mengenali diri sendiri. “Kenali diri kalian, kenali potensi diri, kembangkan diri dan rencanakan masa depan. Generasi muda perlu mengenal kekuatan, kelemahan dirinya, potensi dan ancaman yang dihadapi,’’ papar anggota dewan dari dapil Jakarta Timur ini. 

Selain itu Putra mengajak mahasiswa UBK untuk memiliki tiga soft skill yang diperlukan untuk memulai usaha. Pertama adalah agile thinking skill atau kemampuan berpikir cepat. Seorang pengusaha harus dengan cepat mempersiapkan berbagai skenario kemungkinan dan invoasi dalam waktu singkat. Kedua interpersonal & communication skill atau kemampuan berkolaborasi dalam usaha. Ketiga adalah global operating skill yaitu memimpin tim dengan berbagai latar belakang kemampuan dan asal-usul.

"Jadi sebelum melangkah memulai wirausaha, lalukan asesesment terhadap diri kalian. Diri kalian harus di-SWOT. Saya hampir tiap tahun melakukan SWOT sehingga bisa selalu upgrade kemampuan diri sendiri," katanya.

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olah Raga Zainudin Amali mengatakan, Kementerian Pemuda Olahraga selalu mendorong pemuda menjadi kreatif infovatif dan punya kemandirian serta punya kemampuan bersaing. "Kenapa demikian? Tantangan ke depan bukan semakin kecil tetapi semakin berat dan besar. Salah satu yang akan dihadapi adalah bonus demografi, kalau kita tidak kelola dengan baik maka akan jadi petaka buat kita. Kalau kita kelola dengan baik maka akan jadi manfaat buat bangsa," katanya. 

Karena itu menjadi kewajiban pemerintah bersama perguruan tinggi, keompok masyarakat dalam mempersiapkan pemuda agar bisa menghadapi tantangan yang semakin komplek dan semakin berat. "Kewirausahaan ini yang perlu kita dorong di tengah persaingan yang luar biasa," katanya.

Acara webinar juga dihadiri oleh Rektor UBK Didik Suhariyanto, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Sholeh, Akademisi Chrisbiantoro, Dosen UBK Benny Luntungan, Dirut PT Adidaya Bima Perkasa Mikail Rakhimi.

Sumber: Gesuri.id

QUOTE
quote
quote
quote
quote
quote